Mampukah Toyota Bertahan di Puncak?

INILAH.COM, Jakarta – Toyota baru saja mengukir sejarah di peta otomotif
dunia karena berhasil mengalahkan produsen otomotif terbesar dunia General
Motors (GM) untuk pertama kalinya dalam 77 tahun sejarah penjualan mobil.
Akankah Toyota bertahan? *

Belum saatnya Toyota merayakan keberhasilannya mengalahkan GM yang telah
menjadi perusahaan otomotif nomor satu di dunia selama 77 tahun itu.
Pasalnya, penjualan produk Toyota tetap saja anjlok untuk kali pertama dalam
sepuluh tahun terakhir.

GM kemarin (21/1) mengatakan bahwa perusahaan di Detroit, AS, itu menjual
8.355.947 unit mobil dan truk di seluruh dunia, tahun lalu. Jumlah tersebut
selisih 616 ribu unit kendaraan dari yang diumumkan Toyota pada Selasa
(20/1) lalu, yaitu 8,972 juta unit.

GM mengakui bahwa penurunan penjualan disebabkan karena kondisi melemahnya
ekonomi di AS dan Eropa yang menyebabkan permintaan kendaraan menurun.
Sedangkan Toyota tidak terlalu mengalaminya.

“Saya tidak berpikir kalau menjadi nomor satu dalam penjualan kendaraan
membawa arti penting bagi konsumen Amerika. Yang paling penting bagi
konsumen adalah merk terkenal dan produk berkualitas. Perusahaan sedang
fokus pada kelangsungan hidup dan meraih keuntungan,” kata Mike DiGiovanni,
Direktur Eksekutif GM untuk penjualan pasar global.

Penjualan global keseluruhan Toyota sepanjang 2008 jatuh 4%, penurunan
pertama perusahaan yang berpusat di kota Toyota, perfektur Aichi, Jepang itu
dalam satu dekade. Toyota telah memangkas produksi kendaraan di Amerika
Utara dan Jepang untuk menyesuaikan dengan permintaan konsumen yang melemah.

Sedangkan GM melaporkan penurunan penjualan global sebesar 11%, termasuk
penurunan 21% di Amerika Utara. Penjualan GM di Eropa jatuh 6,5%, termasuk
penurunan 21% dalam kuartal keempat seiring melemahnya kondisi ekonomi
global. “Munculnya Toyota dengan penjualan terbesar di dunia tidak terlalu
membawa angin positif karena kenyataan tersebut terjadi bukan karena
penjualan Toyota yang naik melainkan karena penjualan GM yang anjlok,” ujar
analis otomotif Tokai Tokyo Research Centre Mamoru Kato.

Toyota dinilai sangat berhati-hati dalam membawa kesuksesan mereka ke AS
dalam beberapa tahun terakir. “Menjadi nomor satu di dunia dari segi
penjualan benar-benar bukan target kami sesungguhnya. Target obyektif kami
adalah tetap menjaga kulitas dan pelayanan terbaik terhadap konsumen kami,”
ujar juru bicara Toyota Paul Nolasco.

Sampai saat ini Toyota terus melakukan ekspansi bisnis khususnya menambah
fasilitas pabrik khususnya untuk memproduksi kendaraan irit bahan bakar dan
ramah lingkungan yang saat ini permintaannya mulai naik.

“Toyota sangat agresif dalam berinvestasi dan terus mengembangkan kendaraan
ramah lingkungan. Dahulu Toyota mencoba menerobos dari *big three* AS namun
mereka saat ini lebih memilih untuk berpikir masa depan,” ujar analis
otomoif Fitch Ratings Tatsuya Mizuno.

Pembuktian mengenai masa depan Toyota terlaksana dalam dua hari terakhir
ketika hari Selasa (20/1) Toyota mengumumkan Akio Toyoda sebagai Presiden
Direktur Toyota Motor Corp yang merupakan cucu dari pemillik Toyota. Ia
diharapkan mampu memimpin perusahaan ini di tengah krisis ekonomi global
yang begitu hebat.

Akankah Toyota terus bertahan dengan tahta sebagai Raja Otomotif dunia?
Setidaknya Toyota tidak memiliki masalah finansial seperti yang dihadapi GM
saat ini. GM saat ini masih berharap dana pinjaman yang kedua kalinya karena
jika tidak dipenuhi pemerintah AS, nasib perusahaan dan pekerjanya semakin
tidak jelas.

2 Comments

Filed under Industrial Engineering

2 responses to “Mampukah Toyota Bertahan di Puncak?

  1. yoga

    ta cuplik ya frank buat tambahan tgas sim, trims…

  2. frankyhaloho

    no problem..
    angkut aja bro…
    ntar kukirim kuitansinya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s